Aksi Ricuh Tolak UU Ciptaker dalam Serang, 5 Orang Diamankan Tercatat Pelajar

Aksi Ricuh Tolak UU Ciptaker dalam Serang, 5 Orang Diamankan Tercatat Pelajar

October 6, 2020 By Jeffrey Powell

Serang

Polda Banten mengamankan lima orang terkait gerak-gerik ricuh mahasiswa yang menolak UNDANG-UNDANG Omnibus Law di Serang. Tersedia satu pelajar yang diduga sedang duduk di bangku SMA.

“Lima orang kita tangkap. Ada yang pelajar, ada dengan pedagang. Ini aksi mahasiswa dengan disusupi, ” kata Kapolda Banten Irjen Fiandar kepada wartawan, Selasa (6/10/2020).

Kepolisian sedang mendalami apa peran kelima karakter yang ditangkap tersebut. Mereka katanya melakukan perlawanan kepada petugas saat aksi ricuh tersebut.

Makin, dalam aksi ricuh di Hidup Jenderal Soedirman, Serang, itu tersedia dua anggota polisi yang terluka.

“Eksternal dari sungguh mahasiswa, ada pedagang, ada pelajar SMA segala macam. Nanti kita dalami apa kira-kira motivasi serta lain sebagainya, masih perlu pemeriksaan lebih lanjut, ” ujarnya.

Aksi yang mahasiswa yang tergabung di aliansi Geger Banten ini dimulai sekira pukul 16. 00 WIB. Aksi ini lalu ricuh pada pukul 18. 45 WIB. Mahasiswa sempat melempar batu dan mercon saat akan dibubarkan oleh kepolisian.

Aksi tersebut juga menutup Jalan Jenderal Soedirman. Jalan baru bisa dibuka dan dilalui pengendara pada pukul 22. 30 WIB.

Kapolda menjelaskan, personel polisi dengan diturunkan sebanyak 600 personel. Bagian gabungan dari Polresta Tangerang, Polres Serang Kota, dan Cilegon.

“Kurang lebih Brimob 600-an, gabungan kita perkuat ke sini. Situasi aman, kampus kosong timah sudah kita buka lagi, ” ujarnya.

(bri/jbr)