Anak sekolah Ikut Demo, Anies: Sudah Tidak Zaman Jika Dikeluarkan dari Madrasah

Anak sekolah Ikut Demo, Anies: Sudah Tidak Zaman Jika Dikeluarkan dari Madrasah

October 14, 2020 By Jeffrey Powell

Jakarta awut-awutan

Sejumlah pelajar turut mengikuti demo menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja yang sudah ricuh dan banyak di kurun mereka diamankan polisi. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mengatakan semasa siswa melakukan tindakan yang lengah harus didik lebih banyak.

“Kalau ada anak-anak yang dalam usianya melakukan tindakan yang keliru, ya dia harus diberi didikan lebih banyak, ” ujar Anies di Hotel Arya Utusan, Jakarta Pusat, Rabu (14/10/2020).

“Usianya melakukan tindakan silap ya dia harus diberikan didikan lebih banyak. Ini berbeda dibanding orang dewasa, kalau orang kala itu melakukam langkah yang lengah, dia silakan dihukum, ” cakap Anies.

Oleh karena itu, kata Anies, pilihan untuk mengeluarkan siswa bermasalah tidak tepat. Menurutnya, cara tersebut sudah tidak kala.

“Kalau anak dengan seperti ini silakan didik dengan lebih jauh. Karena itu aku selalu sampaikan, sudah tidak periode lagi kalau anak yang problematis malah dikeluarkan dari sekolah, lupa itu, kalau bermasalah justru kudu dapat banyak perhatian dari madrasah. Kalau dia dikeluarkan maka tidak ada yang membina, ” logat Anies.

Seperti diketahui, sejumlah pelajar ikut aksi muncul rasa menolak Omnibus Law UU Cipta pada Kamis (8/10) dan Selasa (12/10). Aksi itu berujung ricuh dan ribuan massa diamankan oleh polisi.

(man/ibh)