Anies: Pakai Masker Tak Nyaman, Bertambah Tak Nyaman Dirawat karena Corona

Anies: Pakai Masker Tak Nyaman, Bertambah Tak Nyaman Dirawat karena Corona

September 4, 2020 By Jeffrey Powell

Jakarta kepala

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendorong warga Pokok Kota terus menggunakan masker meski tak nyaman digunakan. Menurutnya, masker tetap digunakan ketimbang harus melakukan perawatan di rumah sakit karena terpapar virus Corona.

“Mari kita akui pakai kedok itu tidak nyaman. Tapi memakai masker yang tidak nyaman itu lebih nyaman daripada dirawat pada rumah sakit karena COVID-19. Oleh karena itu, kalau kita mau menyampaikan pada teman-teman, saudara-saudara kita, tetangga kita, sampaikan pakai masker itu tidak nyaman, tapi dirawat di rumah sakit itu jauh lebih tidak nyaman, ” ujar Anies dalam acara webinar yang disiarkan di channel YouTube Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta, Jumat (4/9/2020).

“Terkena COVID-19 itu jauh lebih tak nyaman. Nah, sekarang kita sedangkan masa ujian, sedang masa pukulan. Yuk, kita dorong sama-sama agar masker dipakai terus, ” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Anies meminta kepada ibu-ibu PKK DKI Jakarta mengkampanyekan penggunaan masker. Menurutnya, masker jangan sampai lepas buat digunakan.

“Saya mengajak kepada Ibu-ibu semua, yuk kita aktifkan kembali, dorong lagi kampanye di wilayah kita masing-masing buat mengerjakan paling utama masker. Masker, masker, masker. Jangan sampai kedok lepas, ” katanya.

Anies mengaku Pemprov DKI sudah membagikan 22 juta masker percuma kepada warga DKI. Masker itu dibagikan mulai 29 April maka 19 Juni lalu.

“Mulai 29 April sampai 19 Juni, Jakarta sudah membagikan hampir 22 juta masker. Jadi 3 bulan yang lalu kita telah bagi 22 juta masker, ” kata Anies.