CFD Jl Gajah Mada-Hayam Wuruk DKI, Masih Ada Warga Tak Memakai Masker-Ajak Anak

CFD Jl Gajah Mada-Hayam Wuruk DKI, Masih Ada Warga Tak Memakai Masker-Ajak Anak

July 5, 2020 By Jeffrey Powell

Jakarta

Zona Jalan Gajah Mada dan Ulama Hayam Wuruk menjadi salah kepala lokasi hari car free day (CFD) atau yang kini disebut kawasan pesepeda di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pergantian di Jakarta. Meski sejumlah metode telah diberlakukan, masih ada awak yang melanggar.

Pandangan detikcom di lokasi, Minggu (5/7/2020), kira-kira pukul 06. 30 WIB, tampak anak-anak berusia di bawah 9 tahun, ibu hamil, lansia pada lokasi serta pedagang yang tak diizinkan masuk area CFD. Selain itu, tampak belum semua warga patuh menggunakan masker.

Anak-anak di area CFD terlihat bersepeda atau berjalan kaki. Anak-anak itu datang dengan ditemani karakter tuanya.

Selain itu, terang ibu hamil yang tengah berlaku santai. Di lokasi CFD Pekerjaan Gajah Mada-Hayam Wuruk, terlihat aparat gabungan dari Satpol PP, Dishub DKI, dan kepolisian berjaga & memberi imbauan.

Melalui pengeras suara, petugas Satpol PP memberikan imbauan untuk pengendara sepeda agar berada di jalur kanan dan pejalan kaki di separuh kiri, serta imbauan untuk menggunakan masker. Sementara, untuk anak-anak dengan di bawah umur dan ibu hamil yang masuk, tidak memiliki teguran dari petugas.

“Untuk sepeda, tetap menggunakan jalur sebelah kanan, pejalan suku sebelah kiri, dan pakai gunakan masker, ” kata petugas Satpol PP.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan 32 lokasi pertama hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD). Lokasi-lokasi itu menggantikan Jalan Sudirman-Thamrin, yang CFD-nya ditiadakan untuk tengah.

“Untuk 32 titik itu didistribusi 8 titik di Jakarta Pusat, 8 di Jakarta Barat, 6 titik di Jakarta Utara. Masing-masing 5 titik di Jakarta Timur dan Selatan, ” ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo kepada kuli di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (26/6).

Kemudian, selebihnya adalah lokasi-lokasi yang baru ditetapkan. Pedagang dilarang berniaga di 32 lokasi tersebut.

“Kendaraan di sana ditutup otomatis, warga berolahraga di wilayah itu, sepeda, joging, dan tiang kaki. Ditutup. Pedagang dilarang, ” ucap Syafrin.

Sebanyak 32 lokasi ini mulai diuji coba pada Minggu, 28 Juni 2019. “Untuk Minggu besok kita uji coba, waktunya mulai pukul 06. 00 sampai pukul 09. 00 WIB, ” ucap Syafrin.

(azr/azr)