Ekor Rangkap Jabatan, Rektor UI Jadi Bulan-bulanan Sampai Trending

July 21, 2021 By Jeffrey Powell

Jakarta

Netizen di Twitter menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengizinkan Rektor Universitas Indonesia (UI) merangkap bagian menjadi komisaris perusahaan pelah lidah merah alias BUMN. Hal ini membuat pembahasan tersebut masuk trending topic Twitter dengan lebih dari 50 ribu tweet saat informasi ini ditulis.

Dipantau detikINET, Rabu (21/7/2021) Rektor UI memuncaki trending topic Twitter di Nusantara. Hingga pukul 10. 15 WIB sudah ada 53. 600 tweet soal Rektor UI. Begitu juga secara pencarian ‘Jokowi’ mengalami kenaikan dan masuk trending topic.

Perlu diketahui, pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2021 tentang Statuta UI dengan menggantikan aturan sebelumnya Susunan Pemerintah Nomor 68 Tarikh 2013 tentang Statuta UI. PP Nomor 75 Tahun 2021 tentang Statuta UI ditandatangani Jokowi pada dua Juli 2021 dan diundangkan Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly pada 2 Juli 2021 juga.

Kiprah pemerintah inilah yang boleh menimbulkan cibiran dan kritikan dari netizen Indonesia. Kebijaksanaan ini dinilai netizen kaya sebuah pembenaran belaka.

“Rektor UI kalo ke kampus telat langsung, besoknye tuh kampus dipindah ke depan rumahnye, ” sindir salah satu netizen.

“Stlh Rektor UI, Rektor Unhas, Rektor UII jadi komisaris. Akan ada menyusul 33 rektor lagi jadi komisaris BUMN. Tolong Bung @erickthohir segenap Rektor ITB, IPB serta semua rektor kampus pada seluruh provinsi jadikan Komisaris jgn Rektor UI sekadar. Itu diskriminasi namanya. Wajah tersenyum dengan mulut terbuka dan mata bahagia, ” kata yang lainnya.

“Mahasiswa takut sepadan dosen. Dosen takut cocok rektor. Rektor takut sebanding menteri. Menteri takut sebanding presiden. Presiden takut pas Rektor UI? ” netizen lainnya menyahut.

Pada Statuta UI ragam lama, larangan rektor UI merangkap jabatan komisaris didasarkan pada Pasal 35 tulisan c. Di pasal itu disebut rektor dilarang menjabat pada BUMN/BUMD/ataupun swasta, oleh karena itu otomatis menjadi komisaris selalu dilarang.

Tetapi pada Statuta UI cara baru, larangan rektor UI merangkap jabatan memang masih ada, tapi tidak secara umum seperti Statuta UI versi sebelumnya yang memakai kata ‘pejabat’. Kini, rektor UI tertulis dilarang merangkap menjadi ‘direksi’ BUMN/BUMD/swasta. Jadi, tak ada lagi kekangan rektor UI rangkap jabatan kecuali menjadi direktur sejenis perusahaan.

Simak Video ” Rektor Paramadina Firmanzah Dimakamkan di TPU Desa Kusir
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)