Kasus Gofar Hilman, Pikir Kembali Berbagi Kehidupan Seks pada Medsos!

June 13, 2021 By Jeffrey Powell

Jakarta

Akhir-akhir ini semakin banyak orang yang mengekspos soal kehidupan seksual itu di media sosial atau medsos. Psikolog mengungkap sepantasnya dipikir ulang sebelum dilakukan. Demikian seperti dijelaskan oleh Gisella Tani Pratiwi, M. Psi., Psikolog (psikolog klinis) kepada detikINET.

Kejadian terbaru misalnya yang membawa nama penyiar radio Gofar Hilman dan oleh karena itu viral di Twitter karena dugaan pelecehan seksual. Gofar juga ternyata pernah mempercakapkan soal kehidupan seksualnya dalam Podcast AMWave Parno Mesum soal dia terkena keburukan menular seksual. Ada lagi pengakuan Gofar berhubungan secara 100 perempuan di channel YouTube Loriana Armanasco serta acara TV bersama Desta dan Vincent.

Menurut Gisella, jika pendapat atau info atau sharing personal sudah dimuat dalam medsos atau media, sebaiknya diikuti kesadaran penuh dari yang bersangkutan mengenai arah diunggahnya materi tersebut, perhitungan atau analisa akan buah konten tersebut kepada publik lintas usia dan kalangan. Makanya, hal itu perlu dipikir ulang oleh netizen dan kejadian yang mendatangkan nama Gofar Hilman perlu jadi pembelajaran.

“Terlebih lagi sesungguhnya diharapkan ada aspek pelestarian meminimalisir dampak negatif di dalam konsumen materi, terutama mereka yang berusia anak/generasi muda atau golongan minor lainnya, ” kata Gisella mencuaikan pesan singkat.

Di sisi lain, kita sebagai pembaca atau konsumen materi medsos atau jalan, perlu memiliki kesadaran dan pola pikir yang parah dalam mengkonsumsi materi ini. Ini dilakukan guna menyekat informasi yang kita penggunaan menjadi hal yang negatif untuk diri sendiri maupun orang sekitar.

Sementara itu, untuk keterangan seseorang mengekspos kehidupan seksualnya di medsos atau jalan memang bisa beragam serta variatif. Ini perlu dipandang kasus per kasus, tak dapat digeneralisir.

“Dan perlu diingat sebagai individu dewasa, aspek seksualitas adalah bagian dari nama diri seseorang. Jadi memang beragam sekali pemaknaan personalnya, baik yang disadari maupun tidak, ” jelas Gisella.

“Jika mempunyai perkembangan seksualitas yang bugar maka seharusnya juga termasuk kesadaran akan healthy boundaries, consent dalam hubungan seksual, dan meminimalisasi dampak negatif akan perilaku seksual pada pasangan maupun orang-orang lain, ” pungkasnya.

Simak Video ” Sederet Pengakuan Nakal Gofar Hilman Perkara Wanita Jadi Sorotan
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fyk)