Keanehan di Balik Jack Ma yang ‘Dibuang’ Xi Jinping

June 8, 2021 By Jeffrey Powell

Jakarta

Jack Ma tampaknya benar-benar disingkirkan. Ia hanya 3 kali muncul sejak Oktober, itu pun dua kala secara online. Perusahaannya Alibaba dan Ant Group diinvestigasi, Alibaba bahkan kena denda besar. Hal ini dianggap sebagai keanehan karena bisa merugikan pemerintah China serta juga sang presiden, Xi Jinping sendiri.

“Pendekatan keras itu bisa saja jadi senjata dahar tuan untuk Beijing secara mencengkeram semangat entrepreneur yang terbukti vital bagi melesatnya ekonomi negara itu, ” sebut CNN yang dikutip detikINET, Selasa (8/6/2021).

Tak hanya perusahaan Jack Ma, raksasa teknologi lain seperti Tencent atau PinDuoDuo diinvestigasi terkait dugaan monopoli atau melanggar benar konsumen. Presiden Xi Jinping ingin agar mereka tak terlalu berkuasa. Tapi pada sisi lain, lebih lantaran USD 600 miliar kering dari nilai saham para raksasa teknologi China di beberapa bulan belakangan.

Selain Jack Ma yang seakan sudah menghilang, Zhang Yiming selaku pendiri Bytedance induk TikTok telah lengser dari kondisi CEO, diduga karena tidak ingin bernasib seperti Jack Ma. Sebelumnya, CEO Pinduoduo Colin Huang juga resign.

Situasi ini dianggap kurang kondusif. “Atmosfer yang menyelimuti lanskap teknologi China telah menjadi semakin toxic. (Pengunduran diri itu) adalah bukti bahwa ketakutan mengalahkan ambisi di sedang ancaman atau lebih membatalkan lagi hukuman bagi dengan menantang sistem, ” cetus Alex Capri, pengamat pada National University of Singapore.

Padahal perubahan dengan menantang sistem dianggap memainkan peran kunci pada transisi China dari negeri miskin ke kaya. Kematian dinamika itu dan wujud seperti Jack Ma bahkan dapat membuat China kesulitan mencapai ambisi memimpin teknologi dunia di masa depan.

Akan tetapi mungkin itu sudah menjelma pilihan dan risiko yang mau diambil oleh Xi Jinping. “Salah satu ciri razia perusahaan teknologi dimotivasi keinginan untuk menurunkan efek finansial, misalnya membatasi kesibukan Ant meminjamkan uang, ” kata Nicholas Lardy dari Peterson Institute for International Economics (PIIE).

“Namun alasan lain jadi karena keinginan Xi untuk memutus sumber kekuasaan alternatif yang mungkin pada alhasil nanti menantang dominasi negeri China, ” tambah tempat tentang mengapa Jack Ma dan perusahaannya dikekang.

Menyimak Video ” Jack Ma yang Sempat Berkuat dengan China Sebelum Dikabarkan Hilang
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)