Kecil Komentar Grup WA, Pasien COVID-19 di Babel Terlibat Keributan

Kecil Komentar Grup WA, Pasien COVID-19 di Babel Terlibat Keributan

October 9, 2020 By Jeffrey Powell

Pangkal Pinang kepala

Dua pasien tentu virus Corona (COVID-19) di Uzur Belitung (Babel) terlibat keributan dalam wisma karantina BKPSDMD. Keduanya terlibat keributan karena salah satu anak obat merasa tersinggung dengan komentar dalam grup WhatsApp (WA).

“Benar, ada keributan (perkelahian) penderita COVID-19 di Wisma Karantina BKPSDMD Provinsi Babel. Karena tersinggung, ” jelas Juru Bicara Satgas COVID-19 Babel, Andi Budi Prayitno, Jumat (9/10/2020).

Peristiwa itu terjadi pukul 17. 00 WIB, pelaku dan korban merupakan penderita positif virus Corona yang sedangkan menjalani karantina. Kedua pasien itu yakni AD (48) dan RFS (18).

“Alasan pelaku AD ini tersinggung dengan komentar target (RFS) di group WhatsApp rumah karantina pasien COVID-19, ” prawacana Andi.

Lanjut Andi, grup WhatsApp tersebut berisikan penderita positif COVID-19, dokter, dan perawat yang ada di wisma karantina BKPSDMD Provinsi Babel. Usai tersinggung pelaku langsung mencari korban.

“Pelaku ini langsung men korban (RFS) dan langsung menyelenggarakan pemukulan bersama rekannya” ujarnya.

Selain pelaku, rekannya pula ikut melakukan pemukulan terhadap target. “Rekannya, SD (48) ini selalu melamun pemukulan, jadi dalam nama lain ini pengeroyokan, ” tegasnya.

Keributan itu langsung dilerai petugas yang berjaga pada wisma karantina. RFS pun langsung dievakuasi ke tempat isolasi Pondok Haji Bangka Belitung.

“Saat ini keduanya sudah ditempatkan di dua lokasi yang berbeda, di tempat isolasi Asrama Haji dan wisma karantina BKPSDMD Babel, ” tutup Andi.

Akibat peristiwa tersebut, korban menjalani luka memar di wajah, luka robek di bagian bawah timbil sebelah kiri dan hidung mengutarakan darah. Korban sudah mendapat perawatan.

(rfs/rfs)