Kelanjutan Bagi China Jika Corona Terbukti Bocor dari Lab Wuhan

July 7, 2021 By Jeffrey Powell

Jakarta

Teori bahwa virus Corona bocor atau makin dibuat di laboratorium Wuhan Institute of Virology (WIV) terus diinvestigasi, khususnya oleh Amerika Serikat. Jika prinsip itu nantinya terbukti benar, mungkin akan runyam jadinya, khususnya bagi China.

Stephen L. Carter, profesor hukum di Yale University, dalam kolomnya pada Bloomberg menyebut China kemungkinan akan menjadi sasaran kemurkaan dan dimintai pertanggungjawaban.

“Jika sebuah virus yang telah membunuh hampir 600 ribu orang di Amerika Serikat dan dekat 4 juta orang pada seluruh dunia benar-benar bocor dari laboratorium di China, ketakutan yang terjadi di dunia dalam satu setengah tahun terakhir mungkin akan menjadi kemarahan, ” tulisnya.

“Umpama virus Corona sungguh murus dari lab Wuhan, apalagi meski tidak sengaja, negeri akan meledak dalam kemurkaan. Tekanan untuk melakukan sesuatu soal ini, untuk menemukan cara menghukum China sebab kelalaian dan menutup-nutupi, bakal intens, ” begitu ramalannya.

Namun jika hal itu terjadi, sepatutnya kemarahan tidak menjadi membabi buta. “Jika situasi tidak elegan itu muncul, apapun kesimpulan kita, marilah kita berpikir menyeluruh ketimbang bertindak dalam kemarahan, ” pungkas dia seperti dikutip detikINET sebab Bloomberg.

Sekitar ini, sama sekali belum ada bukti bahwa virus Corona berasal dari lab Wuhan. Namun demikian, beberapa pihak menilai investigasi sungguh perlu dilakukan.

“Tidak mungkin untuk menyatakan apakah evolusi terakhir (COVID-19) terjadi di sebuah lab. atau bertempat di kawasan, ” cetus profesor Stanford dan ahli mikrobiologi, David Relman.

Famili terdekat dari COVID-19 memang ditemukan sekitar satu dekade lalu di gua selatan China. David menyebut hipotesis kebocoran dari lab sungguh-sungguh kemungkinan yang masuk kacau. Apalagi lab Wuhan membereskan banyak jenis virus Corona dari kelelawar, termasuk dengan ditemukan di gua tersebut.

“Mereka tak hanya mempelajari virus tersebut. Mereka sebenarnya mengumpulkan sampel dari alam dalam total terbesar dan keragaman dengan terbesar pula dari tempat manapun di Bumi ini, ” katanya baru-baru itu.

Pemerintah China sendiri berang dengan teori tersebut dan menilainya jadi pengalih perhatian karena serta bermotif politis. Sedangkan bagian WIV berulangkali pula menyangkal teori virus Corona berawal dari laboratorium mereka, makin sejauh ini tak tersedia bukti sahihnya. China boleh mendapat dukungan dari seorang ilmuwan Barat.

Beberapa hari lalu, Danielle Anderson, ilmuwan asing dengan pernah bekerja di WIV, sangsi virus Corona bocor dari lab tersebut & kemungkinan penyakit ini berasal dari alam. Namun begitu, ia mengaku tak bisa sepenuhnya menyangkal adanya potensi kebocoran.

Simak Video ” Ilmuwan Paparkan Teori Bocornya Virus Corona sebab Lab Wuhan
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fyk)