Konsekuensi Kereta Serayu Anjlok, 3 Penjelajahan KA Putar Jalur

Konsekuensi Kereta Serayu Anjlok, 3 Penjelajahan KA Putar Jalur

October 1, 2020 By Jeffrey Powell

Bandung

Proses evakuasi lokomotif Kereta Suluh (KA) Serayu relasi Pasar Senen-Kiaracondong-Purwokerto yang mengalami anjlok masih berlaku. Dampaknya, beberapa perjalanan keberangkatan MORAL dari Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung mengalami perubahan pola proses.

Hal tersebut disampaikan Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung Noxy Citrea. Pihaknya mengatakan pola perubahan perjalanan tersebut dilakukan sebagai salah satu opsi penumpang untuk melanjutkan perjalanan.

“Kami sampaikan permohonan maaf, sampai saat ini proses penyelamatan masih berlangsung. Agar penumpang lestari terlayani, perjalanan kereta api tengah waktu memutar ke lintas melahirkan, ” ujar Noxy dalam bukti resmi yang diterima, Kamis (1/10/2020).

Lebih lanjut, keberangkatan dari Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong yang melewati jalur utara yakni menuju Cikampek kemudian berjalan ke arah Cirebon, Semarang, Purwokerto dan kembali ke lintas selatan menuju Kroya, Yogyakarta, sampai Surabaya Gubeng.

Adapun sejumlah KA yang berubah memutar ke lintas utara dengan jadwal keberangkatan daripada Daop 2 diantaranya adalah KA Turangga, KA Kutojaya Selatan dan KA Kahuripan. Kereta api Turangga menjadi perjalanan pertama yang memutar menuju jalur utara dari Stasiun Bandung.

KA Turangga berangkat dari Stasiun Bandung memukul 18. 49 terlambat sekitar 40 menit. Untuk penumpang diberikan pilihan berupa pengembalian bea secara lengkap atau melanjutkan perjalanan kereta obor dengan pola operasi memutar.

Sementara itu, untuk pengikut KA Serayu di lokasi jatuh sudah dievakuasi seluruhnya untuk kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan kereta obor dari Stasiun Banjar menuju Stasiun Purwokerto.

Terkait pasal anjloknya KA Serayu, Noxy mengutarakan bahwa hal tersebut masih dalam penyelidikan. “Sekali lagi kami harap maaf atas ketidaknyamanan ini, kami terus berupaya semaksimal mungkin biar segera teratasi dan perjalanan lazim kembali, ” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Kereta Api (KA) Serayu relasi Pasar Senen-Kiaracondong-Purwokerto jatuh pada roda lokomotif di petak jalan antara Stasiun Manonjaya & Stasiun Ciamis di Km 285 pada Kamis (1/10/2020) pukul 17. 25 WIB.

Di insiden tersebut terdapat 6 gerobak ekonomi yang mengalami anjlok. Kemudian terdapat 69 penumpang dalam kedudukan baik dan tidak ada yang terluka.

(rfs/rfs)