Negeri: Hoax 'Thermal Gun Rusak Otak' Berbahaya!

Negeri: Hoax ‘Thermal Gun Rusak Otak’ Berbahaya!

July 20, 2020 By Jeffrey Powell

Jakarta

Pemerintah menepis anggapan soal thermal gun bisa merusak otak karena menggunakan sinar radioaktif. Pemerintah menegaskan thermal gun hanya memakai sinar inframerah.

“Akhir-akhir ini kita mendengar tentang pertimbangan bahwa thermal gun bisa merusak akal. Secara ilmiah berbagai ahli sudah mengatakan bahwa statement ini tidak benar karena thermal gun hanya mengukur secara pancaran radiasi sinar inframerah yang setiap saat pasti akan dipantulkan oleh semua benda yang tersedia di sekitar kita, tidak menggunakan sinar laser, tidak menggunakan cahaya radioaktif semacam X-ray , hanya inframerah, ” logat Yuri dalam konferensi pers yang disiarkan akun YouTube BNPB, Senin (20/7/2020).

Yuri membaca, berbagai referensi menyebutkan bahwa penjelasan ‘thermal gun bisa merusak otak’ itu salah. Selain itu, penjelasan tersebut dianggap kontraproduktif terhadap upaya pencegahan Corona.

“Berbagai rujukan mengatakan statement yang mengatakan merusak nalar, ini adalah statement yang salah dan ini akan membahayakan semua orang dan kemudian justru kontraproduktif untuk mencegah agar penularan tidak berlaku, ” ujar dia.

Karena itu, pemerintah meminta asosiasi memperbarui informasi terkait Corona secara cara yang benar. Selain itu, masyarakat diminta tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, termasuk soal thermal gun ini.

“Ikuti informasi ini dengan cara benar, karena itu tanpa mudah terpengaruh statement yang mengatakan kalau thermal gun berisi pancaran sinar radioaktif, sinar laser yang merusak wujud otak kita, ini tidak betul, ” ujar dia.

(knv/gbr)