Penumpang KRL Wajib Pakai Jaket atau Pakaian Lengan Panjang, Ini Aturannya

Penumpang KRL Wajib Pakai Jaket atau Pakaian Lengan Panjang, Ini Aturannya

July 17, 2020 By Jeffrey Powell

Jakarta awut-awutan

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerbitkan surat edaran terkait pengoperasian transportasi perkeretaapian untuk mencegah penyaluran Corona (COVID-19). Penumpang diwajibkan memakai jaket atau pakaian lengan lama.

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 14 Tahun 2020 tentang Asas dan Petunjuk Teknis Pengendalian Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Adaptasi Tata cara Baru untuk Mencegah Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Waktu operasional kereta suluh diatur dengan memperhatikan PSBB pada masing-masing daerah. Kapasitas penumpang selalu diatur di dalam SE itu.

“Tahap kedua dilakukan penyekatan jumlah penumpang paling banyak 60% (enam puluh persen) dari daya penumpang di setiap kereta, ” demikian aturan di SE Kemenhub yang diunggah di situs resmi seperti dilihat detikcom , Jumat (17/7/2020).

Sementara itu, di bagian adat kesehatan, ada persyaratan penumpang KRL menggunakan jaket atau pakian menonjol panjang. Berikut bunyi protokol kesehatan tubuh penumpang KRL:

3. PROTOKOL KESEHATAN

A) Persyaratan pengikut

a. Menggunakan masker;
b. Membawa hand sanitizer;
c. Tidak bisa berbicara di dalam kereta;
d. Cuci lengah;
e. Membentengi jarak sesuai dengan tanda wadah duduk dan berdiri yang ada di stasiun dan di pada kereta;
f. Menggunakan jaket atau pakaian menonjol panjang.

Aturan ini juga memuat aturan bagi penyelenggara prasarana dan sarana perkeretaapian. Berikut bunyinya:

B) Penyelenggara Prasarana dan Perkakas Perkeretaapian

a. Menyediakan hand sanitizer dan fasilitas tempat cuci tangan;
b. Menyediakan counter penjualan masker dengan harga terjangkau di stasiun;
c. Menyediakan fasilitas jaga jangka (1 meter) berupa tanda-tanda pada stasiun dan di atas gerobak;
d. Menyimpan aplikasi atau sistem nomor antrian;
e. Menyimpan petugas kesehatan di stasiun yang memiliki kemampuan tentang pencegahan keburukan Covid-19;
f. Membersihkan fasilitas yang sering disentuh penumpang dengan disinfektan oleh aparat OTC (30 menit);
g. Petugas di tumpuan harus dilengkapi dengan masker dan sarung tangan;
h. Petugas yang berhubungan langsung dengan masyarakat wajib memakai face shield;
i. SOP Penanganan Darurat, apabila ada penumpang terpapar Covid-19;
j. Penambahan petugas ketenteraman (minimal 1 petugas per 3 kereta);
k. Melakukan edukasi, sosialisasi dan tiruan SOP Protokol Kesehatan.

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melalui akun Twitter resminya juga mensosialisasikan aturan ini. Cukup banyak pengguna KRL yang meminang aturan soal kewajiban menggunakan jaket atau pakaian lengan panjang pada dalam KRL.

“Berdasarkan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No. 14 Tahun 2020, untuk para pengguna jasa KRL wajib memakai pakaian lengan panjang/jaket saat terbang KRL dan juga pelindung wajah/faceshield sangat disarankan. Sebagai upaya melindungi kesehatan dari Covid-19, ” cuit akun Twitter @CommuterLine.

(rfs/hri)