Polda Metro Tangkap Admin 'STM Se-Jabodetabek' Terkait Demo Anarkis

Polda Metro Tangkap Admin ‘STM Se-Jabodetabek’ Terkait Demo Anarkis

October 19, 2020 By Jeffrey Powell

Jakarta

Polda Metro Jaya menangkap dua orang terkait demo penolakan omnibus law UU Cipta Kerja dengan berakhir ricuh. Keduanya adalah admin grup Facebook ‘STM Se-Jabodetabek.

“Pertama mengamankan dua karakter, khususnya yang (mengajak pelajar) STM ya. 2 orang ini sebab ditemukan dalam grup Facebook bertanda ‘STM Se-Jabodetabek’ dengan followers -nya sekitar 20 ribu member, ” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi wartawan, Senin (19/10/2020).

Yusri mengungkap posisi kedua tersangka adalah administrator pada grup Facebook tersebut.

“Kedua orang ini adalah admin dari grup itu, ” kata tempat.

Kedua tersangka yaitu MLAI (16) dan WH (16). Yusri mengatakan, keduanya diduga menghasut untuk melakukan kericuhan saat demo.

“Dilakukan penangkapan dalam daerah Klender Jakarta Timur. Konten Facebook ‘STM seJabodetabek’ dia adminnya dan melanggar UU ITE. Maksudnya dia memprovokasi, menghasut ujaran antipati, meme-meme dan juga video-video yang tempat sebarkan untuk memancing mereka-mereka semua STM se-Jabodetabek berbuat rusuh, termasuk tanggal 20 besok, ” terang Yusri.

Selain mengamankan dua orang tersebut, polisi serupa turut mengamankan satu orang yang berperan sebagai provokator bagi para-para kelompok anarko. Ia adalah SN (17), diamankan di daerah Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

“Konten medsosnya ini melanggar UNDANG-UNDANG ITE di akun IG. Tempat admin di akun IG @panjang. umur. perlawanan akunnya. Dia memprovokasi, menghasut, ujaran kebencian dan informasi bohong di medsos untuk mengundang para anarko-anarko untuk melakukan kegaduhan, selain tanggal 8 Oktober serta 13 Oktober, besok dia juga mengajak lagi sudah bikin lagi, ” beber Yusri.

Kini ketiga tersangka tersebut telah diamankan di Polda Metro Hebat. Penyidik masih terus mendalami bukti para tersangka dan menggali kemungkinan adanya tersangka lain.

(mei/mei)