Rongseng Gubernur Kaltara Baju Adat Tidung Dituding China

Rongseng Gubernur Kaltara Baju Adat Tidung Dituding China

August 21, 2020 By Jeffrey Powell

Tarakan

Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie dibuat geram dengan informasi hoax soal baju adat Tidung. Irianto masygul lantaran baju asli suku Tidung dituding berasal dari China.

Tudingan itu bermula dibanding narasi di media sosial soal pakaian adat yang dipakai oleh salah seorang anak di dalam uang tersebut. Narasi itu salah satunya berasal dari pertanyaan akun Twitter @Rianaaa_na09.

Akun itu mempertanyakan asal baju kebiasaan Tidung tersebut. Kemudian ada akun lain yang menjawab baju adat itu berasal dari China. Namun, saat ini pemilik akun @Rianaaa_na09 mengunci akunnya.

Narasi perkara baju adat China ini kemudian diteruskan oleh akun anonim @2nd_NN4y4r4. Lagi-lagi baju adat itu disebut berasal dari China.

Irianto yang menerima uang corak khusus tersebut, Selasa (18/8), mengaku kaget. Karena tak lama setelah peluncuran uang pecahan ini menjadi heboh di dunia maya.

“Di media sosial maupun di percakapan grup-grup Whatsapp ada banyak tuduhan-tuduhan miring dan pikiran-pikiran kotor menduga pemerintah salah mengecap uang, ” katanya di Tanjung Selor, seperti dilansir Antara, Kamis (20/8/2020).

Padahal Irianto menyebut baju adat tersebut adalah suatu kebanggaan tersendiri bagi warganya. Apalagi, sebut dia pada memotret tersebut ada seorang anak dengan memakai baju adat yang umum digunakan sebagai busana pengantin itu.

“Bagi kita warga Kalimantan Utara tanpa terkecuali, ini suatu kebanggaan, karena pada uang tersebut juga ada foto seorang anak memakai salah satu busana pengantin adat lokal di sini, yaitu busana Tidung, ” introduksi Irianto.