Waduh, Ada 2 Hujan Meteor Puncaknya Pada 27 Juni

June 24, 2021 By Jeffrey Powell

Jakarta

Ada fenomena alam menjadikan, di mana dua abu meteor akan mengalami periode puncaknya bersamaan pada akhir bulan Juni ini.

Adalah hujan meteor Bootid dan hujan meteor Scutid. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menyebutkan keduanya akan mengalami puncaknya pada 27 Mei 2021.

Total ada empat hujan meteor yang berada di fase puncaknya di bulan Juni tersebut. Sebelumnya, hujan meteor Arietid pada 7 Juni & hujan meteor Ofiukid di 19-20 Juni.

Hujan Meteor Bootid

Pusat Sains Antariksa Lapan mengatakan, akan ada kira-kira 0-100 meteor per jamnya ketika puncak hujan meteor Bootid ini.

Untuk menyaksikannya, kalian cuma perlu melihatnya di arah timur laut ketika burit bahari, berkulminasi di pokok utara pada pukul 20. 30 waktu setempat dan terbenam di arah Barat laut pada pukul 02. 00 waktu setempat.

Adapun hujan meteor Bootid ini berasal sebab sisa debu komet periodek 7P/Pons-Winnecke.

Hujan Meteor Scutid

Pada waktu yang bersamaan, detikers memungkinkan untuk melihat abu meteor lain, yaitu abu meteor Scutid.

Pusat Sains Antariksa Lapan mengatakan bahwa hujan meteor ini sebenarnya sudah rajin sejak 2 Juni dan akan berakhir 29 Juli, tetapi puncaknya terjadi 27 Juni.

Di saat puncak tersebut, pecinta astronomi bisa melihat 2-4 meter per jam masa di zenit.

Hujan meteor Scutid mampu diamati dari arah timur ketika awal senja tua, berkulminasi di sekitar zenit saat tengah malah serta terbenam di arah barat ketika fajar bahari berakhir.

Diketahui abu meteor Scutid ini diduga bersumber dari sisa bubuk asteroid 2004 CL (331876).

Simak Video ” Penampakan Tornado di Colorado
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fyk)