Wah! 279 Juta Data Penduduk RI yang Bocor Diduga Valid

May 20, 2021 By Jeffrey Powell

Jakarta

Data sebanyak 279 juta penduduk Indonesia diklaim telah bocor dan dijual secara online di forum hacker Raid Forums. Bahan pribadi dalam data merembes itu meliputi NIK (Nomor Induk Kependudukan), nama, alamat, nomor telepon bahkan kabarnya juga jumlah gaji.

“Kalau lihat contoh yang diberikan kemungkinan tumbuh datanya valid. Kalau tempat bisa dapat seluruh bahan yah logikanya data base atau backup-nya yang jebol, data pusat, ” sebut pakar keamanan dari Vaksincom, Alfons Tanujaya kepada detikINET, Kamis (20/5/2021).

Ia menduga, sebenarnya perihal ini ada hubungannya dengan extortionware yang marak. Jadi sebenarnya data tersebut tersentuh Ransomware dan diminta buat bayar uang tebusan, akan tetapi tidak mau bayar karena merasa ada backup-nya.

Menurutnya, di masa sekarang ini pembuat ransomware terkadang melangkah lebih jauh ke extortionware. Siap kalau korban tidak sedia membayar sesuai keinginan hacker, maka data bocor akan dipublikasikan. “Itu dugaan aku ya, ” tambah Alfons.

Lebih lanjut dikatakannya jika sekarang, rajin backup saja tidak pas untuk melindungi data. “Harus dengan enkripsi semua datanya supaya kalau jebol datanya tetap tidak bisa dibuka. Dan juga karena operator atau manager yang WFH itu sering menjadi sumber celah keamanan menerobos pola, ” sebut Alfons.

Alfons melanjutkan bahwa demi keamanan, harus tersedia solusi keamanan yg mumpuni seperti DoH DNS over Https dan cloud protection. Hal itu karena menyandarkan perlindungan konvensional saja sesuai backup, antivirus tradisional serta firewall sudah tidak pas memadai.

Melanggar apakah data bocor itu baru atau lama, bila melihat jumlah yang bocor tembus 270 juta, oleh sebab itu kemungkinan datanya cukup pertama. Sedangkan umber kebocorannya sendiri masih harus diselidiki bertambah lanjut sebelum dapat diambil kesimpulan.

Simak Video ” AS Krisis Sasaran Bakar Akibat Jaringan Pipa Diretas Hacker DarkSide
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)