WhatsApp Terancam Lepas dari Facebook

WhatsApp Terancam Lepas dari Facebook

December 10, 2020 By Jeffrey Powell

Jakarta

Masalah amat besar melanda Facebook, jejaring sosial terbesar di dunia ini menghadapi gugatan dibanding pemerintah Amerika Serikat. US Federal Trade Commission (FTC) dan dekat semua negara bagian AS mencantumkan gugatan hukum yang berpotensi menyusun Facebook harus melepas atau menjajakan WhatsApp atau Instagram.

Sebelumnya, induk Google Alphabet selalu digugat oleh Departemen Kehakiman AS dengan tudingan menggunakan kekuatan pasarnya untuk melibas para rival. Situasi yang sama juga dituduhkan dalam Facebook untuk mengalahkan para kompetitor yang lebih kecil dan kesimpulannya memonopoli.

Untuk menyingkirkan rival, Facebook dituding berniat mengacaukan atau cara lainnya adalah secara membeli sebelum menjadi besar. Urusan yang diajukan oleh penggugat terutama berfokus pada pembelian Instagram di dalam tahun 2012 senilai USD 1 miliar dan WhatsApp senilai USD 19 miliar di tahun 2014.

Dikutip detikINET dari Reuters, regulator menilai kedua akuisisi itu harus dibatalkan. “Selama hampir utama dekade, Facebook telah menggunakan penguasaan dan kekuatan monopolinya untuk mengacaukan rival lebih kecil, menghabisi kompetitor, semuanya dengan biaya dari para-para user sehari-hari, ” cetus Letitia James, Jaksa Agung New York.

“Tidak ada perusahaan yang harus memiliki kekuatan begitu besar tanpa dicek dalam kejadian interaksi pribadi dan sosial kita. Itulah kenapa kami mengambil kegiatan hari ini, ” imbuhnya.

Proses pengadilan diprediksi berlangsung lama lantaran FTC sendiri dengan dulu mengizinkan akuisisi digelar. Menghadapi gugatan ini, pihak Facebook menyatakan aturan anti kompetisi seharusnya tak digunakan untuk menghukum perusahaan yang sukses.

Penasihat asas Facebook, Jennifer Newstead, menyatakan bahwa Instagram dan WhatsApp justru sukses karena Facebook yang berinvestasi miliaran dolar untuk menumbuhkan kedua penggunaan tersebut.

“Aturan anti monopoli eksis untuk melindungi konsumen dan juga mempromosikan inovasi, bukannya untuk menghukum bisnis yang lulus, ” ucap Jennifer.

“Ini adalah peringatan menakutkan bagi bisnis Amerika bahwa tidak ada penjualan yang final, ” tambahan dia.

Dengan memiliki WhatsApp dan Instagram, tidak dapat dipungkiri bahwa Facebook adalah perusahaan teknologi yang luar biasa luhur. Bayangkan saja, ketiga layanan itu masing-masing memiliki lebih dari 1 miliar pengguna.

Simak Video ” WhatsApp Luncurkan Fitur Baru Lagi: Menyapu Chat dalam 7 Hari
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)